Penyebab kerusakan pada silinder hidrolik

mesin hidrolik | Mesin press hidrolik

Sebelum kita membahas apa yang menjadi penyebab  kerusakan pada silinder hidrolik, baiknya kami akan mengulang apa itu mesin hidrolik ?

Mesin hidrolik merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk membantu menghasilkan tenaga besar dengan sumber tenaga yang kecil , sumber hidrolik berasal dari tekanan cairan yang diberi tekanan dalam sebuah ruangan.

Dalam hal ini tenaga cairan yang digunakan untuk memberikan tekanan berada di dalam tangki reservoir . Kemudian menggunakan pompa hidrolik di alirkan ke dalam lengan kerja ( Hidrolik silinder ) Hidrolik saat ini banyak digunakan pada mesin excavator , mesin press hidrolik , mesin crane , dll

Hidrolik selain banyak mempunyai keuntungan juga sering terjadi kerusakaan . Lalu apa saja yang menjadi penyebab terjadinya kerusakan pada silinder hidrolik ( lengan kerja ) ?

Masa pakai seal yang kadaluarsa.

Dalam sebuah silinder hidrolik ada yang namanya seal yang terbuat dari karet , dan ada juga yang terbuat dari Polyurethane .

Jika hidrolik telah dipakai dalam masa waktu yang lama maka terjadi kerusakan karena pecah atau sobek adalah hal yang lumrah.

Jika sudah melebihi dari masa pakai-nya maka karet seal tadi akan mengeras , tingkat flexibilitas-nya akan berkurang dan akhirnya akan pecah .

Sebagai solusinya maka seal yang terbuat dari karet tersebut harus kita ganti dengan yang baru . Jika dibiarkan terus maka oli yang bertekanan tinggi akan bocor melalui seal yang pecah tadi .

Fungsi dari karet seal ini adalah untuk menahan cairan hidrolik tidak keluar dari dalam silinder hidrolik. Dalam sebuah silinder hidrolik ada beberapa contoh seal diantaranya adalah :

  1. Buffer seal
  2. Rod seal
  3. Wiper seal
  4. Head static seal
  5. Piston seal
  6. Piston static seal

Kualitas Oli dan filter yang buruk karena jarang di ganti  

Sebuah silinder hidrolik bekerja dengan memberi tekanan oli dalam silinder , untuk itu oli berperan sangat penting dalam sebuah mesin silinder .

Oli hidrolik harus bersih . Oli hidrolik harus sering diganti jika sudah waktunya . Jangan sampai oli banyak terlalu mengandung gram – gram besi akibat pengikisan antara komponen .

Jika gram – gram besi tadi sampai menempel pada seal maka akan melukai seal dan juga akan melukai rod silinder .

Oli yang jarang diganti juga akan mengakibatkan timbunan kotoran / lumpur gram dalam filter , sehingga filter tidak mampu lagi menjalankan fungsinya sebagai penyaring oli yang kotor .

Selain itu , filter juga harus sering diganti apabila sudah kotor atau sesuai dengan interval waktu yang sudah ditentukan , misalnya berapa bulan sekali jika intensitas pemakaian mesin terlalu sering.

Dimana fungsi sebuah filter adalah untuk menyaring partikel – partikel padat dan halus agar tidak masuk ke dalam intallasi rangkaian mesin hidrolik.

Bekerja melebihi kapasitas 

Penyebab kerusakan pada silinder hidrolik juga disebabkan oleh over load . Tiap – tiap lengan hidrolik memiliki maximal beban , biasanya tertera pada lengan hidrolik yang di beri simbol huruf SWL ( Safe working load ) contohnya SWL 50T , artinya beban aman yang bisa diangkut oleh hidrolik tersebut tidak boleh melebihi 50 Ton , Jika melebihi dari 50 ton maka rod atau struktur akan patah atau bengkok .

Selain kerusakan pada lengan hidrolik yang berakibat patah atau bengkok , juga kerusakan pada sistem hidroliknya , tekanan mesin hidrolik bisa dilihat pada gauge dengan satuan psi atau bar , yang bisa kita lihat pada jarum penunjukan yang terpasang pada masing – masing mesin . Kita bisa melihat besar tekanan hidrolik pada jarum penunjukan itu .

Mesin press kertas hidrolik

 

 

Similar Posts