Silinder hidrolik
mesinsakti.net , melayani pembuatan silinder hidrolik custom , sesuai kebutuhan . Informasikan pada kami :
- Berapa panjangnya
- Berapa tebal atau diameter tabung dan as
- Lubang port nya berapa inch
- Nantinya akan digunakan untuk keperluan apa , berapa ton tekanan nantinya yang akan digunakan .
Jika anda kurang mengerti tentang spesifikasi silinder hidrolik seperti diatas cukup beritahu pada kami :
- Nantinya akan digunakan untuk apa ?
- Berapa ton kekuatan yang akan digunakan ?
- Berapa panjang langkah piston ?
Biar kami yang memberikan gambaran spesifikasi untuk anda .
TENTANG SILINDER HIDROLIK
Secara sederhana silinder hidrolik ini merupakan sebuah komponen dalam mesin press hidrolik yang berfungsi untuk mengubah tenaga cairan ( fluida ) diubah menjadi tenaga mekanis ( gerak ) .
Silinder hidrolik ini sering disebut sebagai actuator , sebab komponen inilah yang bertindak untuk melakukan suatu pekerjaan yang diperintahkan oleh operator .
Kami menyebut di atas tentang istilah ” tenaga fluida ” yang kami maksud adalah dalam tabung reservoir ( penyimpanan oli hidrolik ). Oli hidrolik ini di kirim dari dalam tangki menggunakan pompa hidrolik ke dalam silinder hidrolik .
Oli hidrolik yang dikirim oleh pompa hidrolik ini di atur menggunakan directional hand valve hidrolik , kemanakah akan dikirimkan apakah ke belakang atau ke depan , arah pergerakan oli ini yang menentukan gerakan as piston.
BAGIAN – BAGIAN SILINDER .
Kenali satu persatu bagian dari silinder hidrolik berikut ini;
1. Silinder Barel.
Merupakan tabung yang terbuat dari pipa besi yang sangat kuat dengan ketebalan tertentu, Silinder barrel ini merupakan pergerakan maju mundurnya piston .
Pada sisi tabung biasanya terdapat 2 buah lubang yakni rod end port dan cap end port , keduanya berfungsi untuk keluar masukkan oli hidrolik .
2. Piston .
Bagian selanjutnya pada sebuah silinder hidrolik adalah piston silinder . Komponen ini terbuat dari baja khusus yang sangat kuat dan berbentuk bulat , pada piston terdapat seal yang berfungsi untuk menahan oli dalam tekanan .
Piston silinder ini di koneksikan dengan piston rod dimana piston rod ini fungsinya adalah untuk mendorong atau menarik dalam bekerja.
Misalnya menggali tanah jika digunakan pada mesin excavator. Piston bergerak naik turun karena di dorong oleh cairan hidrolik.
3. Piston Rod
Bagian berikutnya dari piston silinder ini adalah piston rod, biasanya piston rod ini berbentuk seperti silinder memanjang yang terbuat dari baja khusus dan permukaannya sangat halus dan licin, tujuannya adalah untuk menghindari kerusakan atau kebocoran.
Piston rod ini memiliki 2 ujung yang fungsinya sangat penting yakni Salah satu ujung piston rod ini terkoneksi langsung dengan piston.
Sedangkan sisi lainnya terkoneksi dengan peralatan lain misalnya plat besi yang berfungsi menekan benda rongsokan pada mesin press sampah . Atau bucket besi pada mesin excavator .
4. Neck gland
Selanjutnya bagian dari piston ini adalah neck gland . fungsinya adalah untuk mencegah agar oli tidak bocor keluar tabung dan oli di dalam tabung masih tetap dalam tekanan ( pressure ) .
Ada 2 neck gland yang terpasang pada tabung silinder dipasang pada ke-2 ujung tabung :
- Satu neck gland di tutup mati ( di bawah )
- Dan satunya lagi di atas dibiarkan berlubang , dan lubangnya sebesar diameter as , lubang tersebut membiarkan piston rod turun naik .
5. Port
Oli hidrolik yang dikirim oleh pompa hidrolik perlu masuk ke dalam tabung ( barrel ) , dan masuknya oli ini melalui lubang yang disebut dengan port .
Lubang port ada 2 yakni di ke dua ujung tabung , jika oli masuk dari salah satu tabung , maka akan ada oli lain yang keluar dari lubang port yang lain .
Referensi artikel :