cara membaca name plate motor listrik

motor listrik 15 hp

Membaca name plate motor listrik memiliki tujuan untuk memberikan petunjuk dan perlakukan yang harus diterapkan pada motor litrik , agar tidak terjadi kesalahan karena pemasangan ( penyambungan kabel ) serta perawatan , misalnya :

Tegangan (Volt) :  Atau dikenal juga dengan voltase , menunjukkan bahwa motor listrik tersebut membutuhkan tegangan listrik sekian ( angka yang tertera dalam name plate . Umumnya listrik di Indonesia memiliki voltase 220 V atau 380 V . Jika analogikan dengan air , ibaratnya sebuah tangki berisi air penuh , semakin penuh dan tinggi air maka tekananya akan semakin besar .

Arus (Ampere ) : Menunjukan bahwa motor listrik ini memiliki ampere sekian ( angka yang tertera dalam name plate . Ampere sendiri merupakan Jumlah atau volume aliran elektron yang bergerak melewati suatu titik . Jika di analogikan dengan air maka ampere merupakan jumlah air yang mengalir dalam selang   setiap  1 detik  .

Frekuensi (Hertz – Hz) : Yang dimaksud dengan Frekuensi listrik merupakan jumlah siklus arus bolak-balik (AC) yang berubah dari positif ke negatif per detik. Frequensi di beri satuan Hertz (Hz). Umumnya untuk wilayah di Indonesia jaringan listrik PLN beroperasi pada standar 50 Hz.

Daya listrik dinyatakan dalam satuan KW atau HP : KW merupakan kependekan dari kata Kilowatt  , selain dalam bentuk KW , daya listrik juga diterapkan dengan HP ( Horse power )

Kecepatan Putar motor (RPM) : Menunjukkan seberapa cepat putaran motor tersebut , kecepatan motor dihitung dalam setiap menit . Makin tinggi RPM maka putaran mesin akan makin cepat , begitu juga sebaliknya . Semakin keciL RPM maka maikin lambat putarannya .

Faktor Daya atau dikenal juga dengan sebutan Cos φ : Merupakan Nilai efisiensi untuk penggunaan energi listrik. Faktor daya ini semakin mendekati angka 1 , misalnya  0.85 maka makin efisien motor tersebut dalam mengubah daya aktif menjadi daya mekanik.

Kelas Isolasi (Ins. Class) : Merupakan batas suhu maksimal yang dapat ditahan oleh lilitan motor  agar tidak terbakar. ; misalnya kelas B, F, atau H

IP Rating: Misalnya contoh IP 55 , ini menunjukkan ketahanan motor listrik terhadap debu dan air.

Tujuan membaca name plate motor listrik

  1. Untuk memberikan seberapa besar proteksi yang harus kita pasang
  2. Menentukan seberapa besar maksimal besar tegangan dan arus yang kita gunakan
  3. Untuk mengetahui besar daya motor , sehingga dapat menentukan berapa maksimal beban yang akan dipasang pada mesin

Similar Posts