Speed reducer gearbox

Komponen mesin yang disebut dengan nama speed reducer gearbox ini memiliki peranan penting pada mesin – mesin yang membutuhkan torsi besar . Dengan menggunakan speed reducer gearbox ini tenaga lemah dari motor listrik bisa di rubah menjadi tenaga torsi yang besar .

Fungsi utama dari sebuah speed reducer gearbox ini adalah untuk mengurangi jumlah RPM motor listrik serta menambah torsi keluaran ( output torque ) . Dalam penyebutan jumlah RPM bagi sebuah speed reducer gearbox ini seringkali disebut dengan ratio , contohnya sebuah readucer gearbox memiliki ratio 1:60 .

Applikasi dalam kehidupan sehari – hari

Applikasi dalam kehidupan sehari – hari speed reducer gearbox ini banyak dipakai untuk membantu menggerakkan mesin – mesin yang membutuhkan torsi besar misalnya :

As yang menghubungkan antara motor penggerak ( motor listrik / mesin diesel ) kami menyebutnya AS in , dan sebagai penghubung ( transfer daya ) kami menggunakan pulley dan vanbelt .

Sedangkan AS yang menghubungkan antara Rotor mesin usaha dengan as pada speed reducer gearbox kami menyebutnya dengan nama AS out , dan sebagai penghubung / transfer daya antara rotor mesin usaha dengan AS out kami menggunakan sproket dan rantai .

Tentang ratio

setiap kali kita ingin membeli alat penurun RPM ini , seringkali si penjual selalu menanyakan mau pakai ratio berapa ? Kalau kita tidak paham tentang ratio pada alat ini tentunya ini akan membuat kita bingung .

Contoh misalkan :

  • Ratio 1:10
  • Ratio 1:20
  • Ratio 1:30
  • Ratio 1:40
  • Ratio 1:50
  • Ratio 1:60

Angka 1 paling depan ( Sebelum titik dua ) maksunya adalah RPM AS out , sedangkan angka setelah titik dua adalah RPM AS IN , Penjelasannya begini :

Ratio 1:10 , maksudnya adalah Perlu putaran motor listrik 10 kali untuk memutar 1 kali AS Out

Ratio 1:20 , maksudnya adalah perlu putaran motor listrik 20 kali untuk memutar 1 kali AS Out

Ratio 1:30 , maksudnya adalah perlu putara motor listrik 30 kali untuk memutar 1 kali AS Out

Dan begitu seterusnya .

Kesimpulannya : Semakin besar angka di belakang titik dua maka putaran AS out akan semakin lambat , begitu juga sebaliknya semakin kecil angka di belakang titik 2 maka RPM as out akan semakin cepat .

 

 

Similar Posts