Plastik polystyrene PS

Yang di sebut dengan Plastik polystyrene ( PS ) merupakan salah macam plastik dengan resin identification number 6 . Salah satu produk dari jenis plastik ini adalah Styrofoam

Sejarah plastik polystyrene

Pada tahun 1839 seorang apoteker yang bernama Eduard Simon , tanpa sengaja menemukan  polystyrene ( PS ) dari resin alami . Ia (Simon) menyuling zat berminyak dari storax.

Atas dasar temuan eduard simon ini kemudian di sadari oleh seorang kimiawan asal jerman yang bernama Hermann Staudinger , ia menyadari bahwa temuan eduard simon ini terdiri dari rantai  panjang molekul stirena, yang adalah sebuah polimer plastik.

Penggunaan plastik polystyrene

Dalam kehidupan sehari – hari jenis Polystyrene ini sering dipakai dalam :

  • Pembuatan bungkus ( casing ) produk elektronic.
  • Plastik ini juga sering digunakan untuk kemasan buah-buahan dan sayuran karena memiliki permeabilitas uap air dan gas yang tinggi .

Baca juga : Mesin peleleh styrofoam 

Proses pembuatan produk dengan bahan plastik Polystyrene

Dalam hal proses pembuatan produk , plastik Polystyrene ini dapat dibentuk menjadi berbagai macam bentuk ( produk ) dengan  3 cara yakni :

  1. Injection molding : Merupakan suatu proses pencetakan material termoplastik yang sudah di lelehkan ke dalam cetakan kemudian lelehan plastik tersebut di dinginkan oleh air , hasilnya adalah plastik akan terbentuk sesuai cetakan .
  2. Ekstrusi : Merupakan sebuah proses pengolahan plastik dengan cara melumerkan plastik atau cacahan plastik ke dalam sebuah screw barrel yang berputar , kemudian pada moncong screw barrel ada bentuk atau pola tertentu sehingga , lelehan plastik akan berbentuk pola pada moncong screw barrel tersebut .
  3. Pembentukan termal vakum : adalah suatu proses dalam pengolahan plastik di mana plastik dalam bentuk lembaran plastik yang panas dihisap ke dalam rongga cetakan (mold). Proses hisap dilakukan dengan membuat  vakum di dalam rongga cetakan tadi .

Karakteristik Plastik polystyrene PS 

  1. Jenis plastik polystyrene ini memiliki stabilitas dimensi tinggi serta shrinkage yang rendah.
  2. Plastik ini memiliki temperatur operasi max kurang dari 90 °C.
  3. Tahan terhadap percikan air, juga tahan terhadap paparan bahan kimia non-organik dan alkohol.
  4. Memiliki nilai Rapuh ( dengan perpanjangan 1 hingga 3%) .
  5. Plastik ini tidak cocok  jika diaplikasikan di luar ruangan .
  6. Sangat mudah terbakar
  7. Ketahanan  terhadap kerja pada suhu rendah (dingin) kurang bagus (Jelek).

Plastik polystyrene PS

 

Similar Posts