Plastik other O
Plastik o artinya plastik other ( dalam bahasa inggris artinya Lain ) secara sederhana adalah bahwa plastik tersebut tidak termasuk ke dalam category ke 6 macam plastik diatas
Ada beberapa jenis plastik yang termasuk ke dalam kategori jenis plastik other ini , diantaranya adalah :
- Styrene acrylonitrile (SAN)
- Acrylonitrile butadiene styrene (ABS),
- Polycarbonate (PC),
- Nilon.
Stirena akrilonitril (SAN) merupakan plastik kopolimer yang tahan terhadap suhu panas, plastik ini terdiri dari stirena dan akrilonitril. Sifat dari plastik ini adalah : kaku ( keras ) dan tidak mudah pecah , transparan, tahan minyak, dalam pengolahan plastik ini mudah diolah.
Akrilonitril butadiena stirena (ABS) kata ABS merupakan dalam bahasa Inggris yang artinya acrylonitrile butadiene styrene. Plastik ini merupakan kopolimer termoplastik yang tersusun dari polimer2 lainnya. Terdiri dari 3 jenis monomer yang berbeda hasil dari polimerisasi akrilonitril dan stirena dengan polibutadiena.
Policarbonate (pc) merupakan kelompok polimer termoplastik yang mudah untuk dibentuk dengan suhu tinggi (panas ). Policarbonate (pc) ini banyak digunakan dalam industri kimia. Plastik Policarbonate (pc) ini memiliki banyak keunggulan diantaranya adalah ketahanan termal jika dibandingkan dengan plastik jenis lainnya , selain itu jenis Policarbonate (pc) ini tahan terhadap hantaman ( benturan ) . Tipe Policarbonate (pc) yang umum adalah bisfenol A (BPA).
Plastik nylon adalah jenis plastik yang seringkali digunakan untuk berbagai macam keperluan , misalnya kantong belanja, Belt (sabuk), serta campuran pakaian. Kelebihan yang dimiliki oleh plastik nylon ini adalah tingkat kekuatannya yang cukup tinggi dan tidak mudah kusut. Plastik nylon dibuat dengan cara mencampur asam poliasetat dan diamina. Proses pembuatan plastik nylon dilakukan dengan cara inverting atau melelehkan , serta proses ekstrusi .
Resiko / bahaya plastik O untuk kesehatan manusia
Menurut informasi dari kementerian Kesehatan RI, category jenis SAN dan ABS bisa jika digunakan untuk membungkus atau kemasan makanan dan minuman manusia.
Sedangkan untuk jenis PC dilarang pemakaiannya untuk membungkus makanan atau minuman, Hal ini disebabkan karena senyawa PC mengandung bisphenol A atau yang disingkat BPA, BPA ini jika sering digunakan dalam jumlah banyak akan mengakibatkan gangguan pada kesehatan manusia , misalnya :
- Penyakit kanker
- Kelainan genetik .
- Gangguan pada pertumbuhan badan .
- Penggunaan BPA untuk wanita hamil dan menyusui bisa membahayakan pada janin atau bayi .
Jadi sebelum anda menggunakan jenis plastik ini untuk membungkus / mengemas makanan anda pastikan bahwa plastik pembungkusnya ini tidak terbuat dari material yang mengandung BPA .
