Prinsip kerja mesin conveyor
Pulley conveyor adalah sebuah komponen dari sebuah mesin conveyor yang berbentuk silinder , pada kedua ujungnya diberi bearing agar bisa berputar pada porosnya dan pada umumnya pulley conveyor ini berfungsi untuk :
Sebuah belt itu akan berputar jika ada pulley yang berputar , dan perputaran belt ini di sebabkan oleh adanya sebuah tenaga yang berasal dari motor penggerak , entah itu menggunakan motor listrik ataupun menggunakan mesin diesel .
Kalau memperhatikan gambar diatas , di sana terdapat head pulley . Inilah yang berfungsi untuk menarik belt , sebab head pulley ini dihubungkan langsung dengan motor gearbox .
Dengan model dan bentuk motor gearbox seperti ini akan diuntungkan dengan minimnya space untuk penggerak . Sangat praktis dan ringkas. Berbeda lagi dengan gambar di bawah ini
Ada juga motor penggerak yang menarik head pulley conveyor ini yang menggunakan gabungan antara motor listrik dan gearbox . Jadi antara motor penggerak dengan worm reducer speed yang terpisah.
Sebuah belt berbentuk seperti sarung ( endless ) belt ini akan berputar terus menerus tanpa ujung , titik balik satu berada di head pulley , sedangkan titik balik satunya lagi berada di tail pulley ini
Sebenarnya kalau dilihat dari bentuknya bentuknya sama saja , baik itu head pulley maupun tail pulley , keduanya sama , yang membedakan hanyalah pada head pulley dilengkapi / dihubungkan dengan penggerak , sedangkan pada tail pulley tidak dilengkapi dengan penggerak , ia hanya bertugas sebagai penahan / titik balik dari sebuah belt
Sedangkan untuk bahan pembuatnya ada yang terbuat dari murni bahan logam ( Tabung pipa besi ) yang di beri as pada bagian tengahnya , dan ada juga yang berupa gabungan antara logam ( tabung besi ) namun pada bagian terluar diberi lapisan karet .
Kalau memperhatikan pada gambar di atas ini , maka tail pulley posisinya berada di ujung atas , fungsi dari tail pulley ini hanyalah sebagai titik bali dari sebuah belt yang berbentuk sarung ( endless )
Sebuah pulley haruslah kuat dan tidak mudah bengkok , sebab pulley kadang – kadang harus mampu memikul beratnya muatan yang akan diangkut di atasnya, misalnya sebuah mesin conveyor untuk mengangkut muatan beras ke atas truk yang beratnya kadang mencapai hingga 50 kg per karung .
Itulah sebabnya bahan pulley sering dibuat dari bahan baja khusus untuk conveyor pertambangan yang memikul beban berat .
Namun untuk conveyor yang ringan seringkali terbuat dari bahan S45C atau ada juga yang terbuat dari besi biasa yang penting kuat dan tidak bengkok.
Ini berhubungan erat dengan fungsi pulley yakni sebagai penarik belt , maka pulley tidak boleh slip . Seringkali pulley conveyor dilapisi permukaannya dengan karet yang bertekstur kotak – kotak atau belah ketupat .
Pada tail pulley kadang – kadang juga difungsikan ganda , selain berfungsi untuk titik balik sebuah belt conveyor , kadang – kadang berfungsi untuk pengencang belt. Rangka conveyor di buat sedemikian rupa sehingga pulley bisa di geser – geser .
Gambar di atas adalah salah satu contoh dudukan pulley conveyor . Pulley di dudukkan pada bearing , bearing yang digunakan bisa di geser – geser . Jika belt terlalu kendor dan ingin di kencangin maka tingga didorong saja pulleynya ke luar. Sebaliknya jika belt conveyor terlalu kencang dan ingin di longgarin , maka pulley tinggal di dorong ke dalam.
Menyediakan mesin ayakan arang kayu model shaker ( maju mundur ) Spesifikasi Mesin ayakan…
mesinsakti.net - Catatan harian kami dengan judul mesin ayakan dikirim ke surabaya . mesin ini…
Mesin press hidrolik dikirim ke Bali ini kami buat atas pesanan dari sebuah perusahaan yang…
Spesialis rancang bangun mesin ayakan arang batok kelapa dan kayu . Spesifikasi mesin sbb…
Ini adalah catatan harian kami | Artikel dengan judul ngirim mesin pencacah karton ke frisian…
Aneka macam mesin pencacah karton Type N-400 Harga : RP 40.000.000,- ( Empat puluh…