Satu unit mesin pencacah plastik dan 2 unit pelumer plastik bantuan daarut tauhid bandung – Jawa barat ( DT PEDULI ) di berikan pada tempat pengolahan sampah di Pantai Parangtritis – Yogyakarta .
Mesin pengolahan sampah ini terdiri dari :
Pengiriman Mesin pencacah plastik dan pelumer plastik bantuan Daarut tauhid Bandung ke Pantai parangtritis – Yogyakarta ini kami menggunakan jasa ekspedisi yang ada di kota Bandung .
Foto di atas adalah ketika mobil ekspedisi yang membawa mesin daur ulang sampah menuju ke tempat konsumen kami .
Dan foto di atas adalah tampilan dari exterior mesin pencacah plastik yang kami kirim ke Yogyakarta . Menggunakan penggerak mesin deisel merk Jiangfa 7 hp .
Tampila exterior dari mesin pelumer plastik dengan menggunakan pemanas kompor gas LPG . Dan pemutar screw menggunakan mesin diesel merk Jiangfa 7 hp .
Mesin pengolahan sampah plastik ini diberikan oleh Daarut tauhid – Bandung namanya GARDUACTION – sebuah tempat pengolahan sampah yang berlokasi di pantai Parangtritis – Yogyakarta .
Plang / papan nama Gardu action yang terbuat dari tutup botol air mineral .
Pintu gerbang selatan yang mengarah ke laut , terbuat dari susunan botol plastik . Framenya terbuat dari Bambu .
Paving block yang terbuat dari plastik yang di lelehkan .
Tumpukan sampah yang berasal dari sampah masyarakat sekitar . Tumpukan sampah inilah yang akan diolah . Ada beragam macam sampah plastik , Daun – daunan , bekas sayur , sampah organik , dll .
Mesin ini adalah mesin ayakan shaker , Disebut maju mundur sebab dilihat dari gerakannya yang…
Catatan harian kami dalam membuat mesin pengayak arang batok kelapa dikirim ke Banyuasin . Proses…
Spesifikasi mesin pengayak tepung Type mesin : Rotary screen Panjang tabung : 200 (CM)…
Catatan harian kami dalam membuat dan pengiriman mesin ayakan arang batok kelapa ke Sunter Jakarta…
Mesin penghancur strip obat expire ini berfungsi untuk menghancurkan strip atau blister obat yang sudah…
Mesin ayakan tepung dikirim ke yogyakarta ini dibuat secara custom sesuai dengan permintaan konsumen .…